SEKILAS INFO

     » Selamat Datang Di Situs Resmi Sekretariat DPRD Kabupaten Madiun
Kamis, 01 Oktober 2015 - 11:36:44 WIB
Paripurna Istimewa Hari Jadi ke 447 Kabupaten Madiun

Diposting oleh : Sekretariat DPRD
Kategori: umum - Dibaca: 743 kali

Perjalanan sejarah Kabupaten Madiun ibarat untaian peristiwa penuh makna, yang seharusnya dapat kita petik sebuah pelajaran bahwa setiap generasi kepemimpinan akan memiliki warna dan dinamika sesuai jamannya.

Demikian petikan sambutannya Ketua DPRD Kabupaten Madiun Drs. Joko Setiyono pada Rapat Paripurna Istimewa peringatan Hari Jadi Ke 447 Kabupaten Madiun Tahun 2015(22/7).

Sedangkan tema peringatan tahun ini adalah “Dengan Hari Jadi Kabupeten Madiun Ke 447 Tahun 2015 Kita Tingkatkan Semangat Gotong Royong Dan Guyub Rukun Guna Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Madiun Yang Lebih Sejahtera”.

Dalam paripurna istimewa yang dihadiri seluruh pimpinan dan anggota dewan beserta istri/suami, Bupati dan Wakil Bupati, anggota Forkopimda, para komandan kesatuan dari TNI/Polri, para tenaga ahli fraksi, sekretaris daerah beserta jajaran eksekutif Kabupaten Madiun serta undangan tersebut, Joko mengingatkan, agar melalui peringatan ini diharapkan mampu memberikan inspirasi serta motivasi, bahwa setiap detik kehidupan memiliki arti yang sangat penting dalam memberikan warna pada catatan perjalanan bangsa.

Selain menyampaikan selamat hari jadi, Joko atas nama lembaga DPRD Kabupaten Madiun juga mengucapkan selamat Hari Idhul Fitri mengingat momen ini berbarengan dengan perayaan hari raya umat islam.

“Kami keluarga besar DPRD Kabupaten Madiun menghaturkan Dirgahayu Hari Jadi ke 447 Kabupaten Madiun Tahun 2015, semoga lebih maju dan sukses dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakatnya dan selamat merayakan Hari Raya Idhul Fitri 1436 Hijiriyah,” ucapnya.

Sebagai rangkaian acara peringatan Hari Jadi yang bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idhul Fitri, maka dalam Rapat Paripurna Istimewa tersebut juga dimanfaatkan dengan cara Halal bi Halal dan mendengarkan tausiah dari Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Madiun, Kyai Haji Drs. Muhammad Sodiq.

Di penutup sambutannya, Ketua DPRD juga menyampaikan pesan agar seluruh masyarakat Kabupaten Madiun berhimpun dalam suatu wadah kebersamaan. Rasa cinta dan memiliki Kabupaten Madiun hendaknya terpatri dalam dada, tercermin dalam sikap dan perilaku pada setiap pribadi masyarakat.

“Rasa cinta dan bangga  terhadap Kabupaten Madiun harus termanifestasi dalam setiap pekerjaan sesuai kepasitas dan fungsi masing – masing, sehingga tema peringatan hari jadi tidak hanya indah dalam retorika belaka, tapi menjelma dalam implementasi dan karya nyata ,” pungkasnya.

Pada saat ini, Pemerintah Kabupaten Madiun telah secara nyata melakukan pemindahan Ibu Kota sebagai Pusat Pemerintahan dari wilayah Kota Madiun ke wilayah administrasi di Kecamatan Mejayan. Hal tersebut merupakan prestasi luar biasa yang menjadi kado ulang tahun ke 447 Kabupaten Madiun.

“Kami sampaikan apresiasi dan penghargaan atas prestasi yang telah mampu diraih sekaligus merupakan kado ulang tahun,” kata Joko pada rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Madiun(22/7).

Berdasarkan dokumen sejarah, sejak berdirinya Kabupten Madiun pada tanggal 18 Juli 1568 telah terjadi beberapa kali upaya pemindahan pusat pemerintahan. Di jaman Kerajaan Majapahit, ibukota Kabupaten Madiun berada di Ngurawan kemudian bergeser ke Sogaten, berlanjutke Kuncen atau Josenan, kemudian ke kranggan dan akhirnya di Pangongangan yang berada di Wilayah administrasi Kota Praja Madiun.

Selanjutnya, dimasa pemerintahan Bupati Bambang Koesbandono (1983-1988), gagasan pemindahan Puspem Kabupaten Madiun dari wilayah Kota Madiun ke wilayah Mejayan tercetus. Perjuangan mewujudkan perpindahan tersebut terus berlanjut dari masa ke masa pemerintahan.

Terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2010 tentang Pemindahan Ibukota Kabupaten Madiun ke Wilayah Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun Provinsi Jawa Timur merupakan hasil perjuangan panjang dari pemerintah dan DPRD Kabupaten Madiun.

Di masa pemerintahan MUIS (Muhtarom-Iswanto), pembangunan komplek perkantoran Puspem Kabupaten Madiun di Mejayan mulai diproses, dan pada tahun 2014 Bupati Madiun telah secara nyata melakukan pemindahan Kantor Bupati dan Sekretariat Daerah ke Mejayan.

“Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa peristiwa tersebut merupakan rangkaian catatan sejarah yang sedang kita alami bersama,” kata Drs.Djoko Setijono