SEKILAS INFO

     » Selamat Datang Di Situs Resmi Sekretariat DPRD Kabupaten Madiun
Rabu, 24 Juni 2015 - 13:29:36 WIB
Usulan Anggaran Pilkades Perlu diKaji Ulang

Diposting oleh : Sekretariat DPRD
Kategori: politik - Dibaca: 353 kali

Usulan anggaran biaya pemilihan Kepala desa (plkades) dinilai njomplang. Karena noinal yang diusulkan eksekutif tidak sesuai dengan kebutuhan. Tahun 2015, Pemkab mengalokasikan anggaran Rp. 1,6 miliar. Padahal tahun depan ada 145 desa yang akan pilkades serentak.

"Berarti tiap desa hanya akan kebagian paling banter Rp. 10 Juta. Taksiran yang dibuat, kami kira masih jauh. Sehingga, harus dikaji lagi dan harus ada opsi-opsi, agar pelaksanannya nanti tidak menimbulkan masalah di kemudian hari," kata Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun Drs.Mujono, M.Si.(19/11)

Wakil Ketua Komisi A mengajukan dua opsi pembiayaan Pilkades serentak dalam APBD 2015. Opsi pertama, katanya besaran pembiayaan dilakukan secara merata, msing-masing desasebesar 40 Juta. sedangkan opsi kedua, besaran pembiayaan dilakukan berjenjang, sesuai dengan jumlah pemilih atau penduduk serta luas wilayah.

idealnya, kata Drs.Mujono, M.Si untuk desa dengan jumlah pemilih 1500 diberi anggaran Rp.35 Juta, bagi desa dengan jumlah pemilih 1500 hingga 2.500 pemilih diberi anggaran Rp. 40Juta dan desadengan jumlah penduduk diatas 2.500 diberi anggaran Rp. 45Juta.

"Karena, undang-undang melarang biaya tersebut dibebankan kepada calon maupun pihak ketiga. Jadi,sepenuhnya ditanggung APBD," tegasnya.

Kalau hanya dengan 10 Juta, lanjutnya, akan berpotensi muncul konflik karena anggaran terlalu minim. Karena anggaran terlalu minim. Karena itu, Komisi A akan mengusulkan ke banggar agar alokasi dana pilkades dikaji ulang.