SEKILAS INFO

     » Selamat Datang Di Situs Resmi Sekretariat DPRD Kabupaten Madiun
Selasa, 09 Juni 2015 - 09:34:08 WIB
Tinjau Lokasi Bencana, DPRD Salurkan Bantuan

Diposting oleh : Sekretariat DPRD
Kategori: umum - Dibaca: 447 kali

Komisi B dan Komisi D DPRD Kabupaten Madiun meninjau lokasi bencana bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Dagangan (25/2). Para wakil rakyat itu juga memberikan bantuan sembako serta santunan kepada korban bencana.
Rombongan dipimpin Ketua DPRD, Joko Setijono, didampingi oleh Ketua Komisi B Suwandi dan Ketua Komisi D Sarwo Edi dan Kepala Pelaksana BPBD Edi Hariyanto serta sejumlah SKPD lain.
Dalam kunjungan itu, mereka menyisir satu persatu lokasi yang dilanda bencana. Diantaranya, ke wilayah Desa Mendak dan Dusun Dipo, serta ke Desa Segulung untuk melihat kondisi jembatan Seprau yang amblas akibat banjir.
Bahkan dalam kesempatan tersebut, rombongan menyempatkan diri ikut bergotongroyong bersama anggota TNI/Polri, BPBD, dan warga yang sedang memasang jembatan darurat Seprau.
Dikatakan, kalangan DPRD merasa prihatin atas musibah yang terjadi dan telah meminta kepada Pemkab Madiun segera melakukan penanganan atas bencana ini.

"Pak Bupati sudah menyatakan darurat bencana, sehingga Pemkab bisa langsung menggunakan anggaran darurat. Minimal, untuk rehabilitasi awal lokasi bencana," pintanya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi B Suwandi, juga meminta kepada dinas terkait dengan bencana, agar memperhatikan kondisi warga yang kesulitan akibat terkena bencana sekaligus memberikan bantuan.

"Kami minta Dinas Peternakan ikut membantu warga yang kehilangan ternak. Begitu pula dengan Bagian Kesra, segera terjun ke lapangan dan mendata sejauhmana kerugian diderita," desaknya.

Sementara itu, Ketua Komisi D Sarwo Edi berjanji akan segera berkoordinasi dengan SKPD untuk mengetahui sejauhmana upaya penanganan dan meminta bantuan ke Kementerian serta BN PB.

"Kami minta agar mereka segera mendata tingkat kerusakan, baik bidang PU BMCK maupun PU Pengairan. Sehingga, kita bisa carikan solusinya. Ini, skala prioritas," katanya.(***emi)

 

 

SUMBER:  Buletin ASPIRASI, Edisi II - 2015